BERITA

Home Berita Detail Berita

Cetak

RENCANAKAN KERJASAMA DARI HASIL PENELITIAN


Provinsi Lampung (13 agustus 2020), Perencanaan yang Baik selalu dilandaskan dengan Penelitian (Planning By Research), Kepala Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin beserta rombongan disambut baik oleh Kepala Penelitian dan Pengembangan Provinsi Lampung. Study Komperatif ke Provinsi Lampung bertujuan untuk berbagi ilmu,  pengalaman yang direncanakan untuk kedepannya dapat berkolaborasi dalam suatu projek antara Dewan Riset Daerah Provinsi Lampung dan Dewan Riset Daerah Kabupaten Musi Banyuasin.

Kepala Penelitian dan Pengembangan Provinsi Lampung Bapak Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si “Struktur Organisasi DRD Provinsi Lampung  terdiri dari 4 (empat) Komisi yang meliputi, Komisi I Bidang Ketahanan Pangan dan Inovasi, Komisi II Bidang Energi, Infrastruktur dan ICT, Komisi III Bidang Sosial Budaya, Pendidikan dan Kesehatan dan Komisi IV Bidang Kemaritiman , Ekonomi Kreatif dan Pariwisata. DRD Provinsi juga telah berdiri kurang Lebih 20 tahun dan Alhamdulillah sudah lumayan banyak hasil kajian-kajian yang dihasilkan dengan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang kami terbitkan dalam buku”.

Untuk menghasilkan Inovasi-inovasi baru, khususnya Litbang Provinsi Lampung sering mengadakan Lomba Teknologi Tepat Guna yang jurinya diambil dari juri independent, selain itu DRD Provinsi Lampung rutin setiap minggunya melakukan FGD dengan mengundang OPD terkait untuk menindaklanjuti hasil Kajian-kajian DRD tersebut serta bekerjasama dengan perguruan tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.

Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin Drs. Iskandar Syahriyanto, M.H Provinsi Lampung dan Kabupaten Musi Banyuasin memiliki sedikit kesamaan dalam pendapatan masyarakatnya yang sebagian besar berprofesi sebagai Petani Karet dan Petani Sawit, selain itu Lampung dan Musi Banyuasin memiliki pusat perkebunan komoditi lestari, dimana di Kabupaten Musi Banyuasin Hasil Karet sedang diproses untuk pembuatan Aspal Karet yang pada saat ini sedang dalam proses perubahan dari Bokar menjadi Latex. Sedangkan untuk hasil sawitnya direncanakan kearah Biofuel yang bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung dan Kemenristek.

Kunjungan ke Universitas Pertanian UNILA disambut langsung oleh Dekan Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si, yang menyatakan bahwa  banyak hasil-hasil riset yang dihasilkan oleh DRD Provinsi Lampung yang bekerjasama dengan UNILA. Saat ini DRD Provinsi Lampung bekerja sama dengan UNILA melakukan penelitian pembuatan Pelet bahan bakar (sebagai energi baru dan terbarukan) berasal dari cangkang sawit yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri yang menggunakan boiler, tetapi dalam skala laboratorium. Hal ini juga bisa dilanjutkan dalam bentuk kerjasama dengan Kabupaten Musi Banyuasin, mengingat Kabupaten Musi Banyuasin mempunyai potensi sumber bahan baku yang sangat besar.

Prof. Hazairin “Mudah-mudahan kedepan kita dapat bekerjasama, seperti ucapan Kepala Bappeda,  dimana mayoritas masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin adalah Petani Karet dan Sawit. Selain Karet dan Sawit , terdapat komoditi lain yang berasal dari tanaman gambir yang dapat tumbuh baik hanya di Kecamatan Babat Toman dan Desa toman dengan memanfaatkan getah gambir saat ini sebagai bahan Kosmetik, obat kulit dan limbahnya yang dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan Batik Gambo Muba. Selain limbahnya yang dijadikan Bahan batik gambo ada kandungan minyak katekin yang sangat mahal harganya kedepan kita berupaya untuk dapat menghasilan katekin ini”