BERITA

Home Berita Detail Berita

Cetak

Monitoring pendistribusian sembako dalam upaya penanggulangan COVID – 19


Sekayu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Musi Banyuasin melakukan Monitoring pendistribusian sembako dalam rangka upaya penanggulangan Corona Virus Disease (COVID – 19) Kabupaten Musi Banyuasin ke Kecamatan Sungai Keruh, pada hari selasa 5 Mei 2020. 

Kegiatan monitoring pendistribusian sembako dalam rangka upaya penanggulangan Corona Virus Disease (COVID – 19) Kabupaten Musi Banyuasin ke Kecamatan Sungai Keruh diterima oleh Bpk. Andi Suharto, S.STP M.Si Sekretaris Camat kecamatan Sungai Keruh.

Camat Kecamatan Sungai Keruh yang diwakili oleh sekretaris camat menyampaikan bahwa pendistribusian sembako dampak wabah Covid-19 yang berupa beras sebanyak 1 (satu) ton dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin untuk kecamatan Sungai Keruh semuanya telah didistribusikan kepada masyarakat Sungai Keruh yang pembagiannya sudah di data dari pihak desa melalui Kepala Desa Masing-masing serta melewati tahap musyawarah desa.

Tim turun ke desa untuk memastikan pembagian sembako di desa berjalan aman dan tidak ada gejolak. Salah satunya ke Desa Gajah Mati yang bertemu langsung dengan Sekretaris Desa Bpk. Arafik, beliau menjelaskan bahwa pembagian sembako bantuan dampak Covid 19 untuk desa Gajah Mati berjalan aman dan tidak ada gejolak, pendataannya pun melalui musyawarah desa dan untuk masyarakat Gajah mati sudah menerima paket sembako diantaranya pembagian dari anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dan Dari Bupati Musi Banyuasin yang dalam hal ini dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 25 paket dan Data Dinsos sebanyak 24 warga serta dari Dinas PMD Kab Muba dengan alokasi dana desa sebanyak 109 warga.

Untuk di Desa Tebing Bulang diterima oleh Kepala Desa Tebing Bulang yang diwakili oleh Bpk. Salmin selaku Sekretaris Desa Tebing Bulang. Menurut beliau pembagian bantuan sembako dampak wabah covid 19 ini juga berjalan aman dan lancar, mekanisme pembagian pun terlebih dahulu warga yang berhak menerima sudah di data dan dilakukan musyawarah desa yang pembagiannya melibatkan perangkat desa sebanyak 35 paket sembako.