BERITA

Home Berita Detail Berita

Cetak

Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 92 dan Nomor 93 Tahun 2019


Sekayu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan acara sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 92 dan Nomor 93  tahun 2019 pada hari selasa, tanggal 21 Januari 2020 Pukul 09:30 WIB bertempat di Aula Bappeda Lantai II.

Acara ini dibuka oleh Asissten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bapak Yusman Sriyanto, dan turut dihadiri oleh Staf Khusus Bupati Bidang Perubahan Iklim dan Lingkungan yaitu Bapak Najib serta staf Khusus Bupati Bidang Percepatan Pembangunan Bapak Jonson, para pemimpin perusahaan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin atau yang mewakili, anggota pokja pembangunan hijau, Perwakilan NGO (ZSL, Pena Bulu, WRI, SNV, IDH, ICRAF) membahas terkait Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 92 tahun 2019 tentang pembentukan kelembagaan pusat unggulan komoditi lestari (PUKL) Kabupaten Musi Banyuasin dan Peraturan Bupati Nomor 93 tahun 2019 tentang pengelolaan area sumber komoditi terverifikasi perkebunan kelapa sawit dan karet Kabupaten Musi Banyuasin dilaksanakan oleh Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut asissten Bidang Perekonomian dan Pembangunan bahwa produksi kelapa sawit di kabupaten Musi Banyuasin masih tergolong rendah yaitu 10 Ton/Ha/Tahun sedangkan rata-rata nasional sebesar 16 Ton/Ha/Tahun. Hal ini memerlukan beberapa langkah strategis untuk mendorong keberlanjutan industri kelapa sawit di Musi Banyuasin diantaranya adalah peremajaan sawit hingga 52.000 Ha sampai tahun 2022 yang berdampak terhadap 26.000 Rumah tangga petani dan hilirisasi produk kelapa sawit menjadi Bio Fuel menggunakan teknologi Biohydhrocarbon serta pembentukan pusat unggulan komoditi lestari dengan fokus kepada karet dan kelapa sawit.

Dalam pelaporannya, Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah mewakili Kepala Bappeda menyampaikan bahwa sosialisasi yang dilakukan hari ini diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan persepsi dan langkah bagi stakeholder untuk mendukung pelaksanaan peraturan Bupati tersebut. Sehingga dapat mendorong kerja bersama di masa yang akan datang untuk meningkatkan kinerja komoditi unggulan Musi Banyuasin (Karet dan Kelapa Sawit) dalam mensejahterakan petani dan masyarakat.