BERITA

Home Berita Detail Berita

Cetak

Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran 2019 di Kecamatan LALAN


Lalan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Banyuasin, melaksanakan Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2019, Senin - Rabu  16 sampai dengan 18 September 2019 di Wilayah Kecamatan Lalan.

Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi di dasari oleh beberapa peraturan hukum yang berlaku antara lain Perbup Musi Banyuasin No. 3 Tahun 2015 Tanggal 5 Maret 2015 Tentang Tata Cara Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin; dan serta Keputusan Kepala Bappeda Kab. Musi Banyuasin No. 032 Tahun 2019 Tentang Pembentukan Tim Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Kabupaten Musi Banyuasin TA. 2019.

Tim monitoring dalam kesempatan ini di pimpin oleh Bappeda dan di dampingi oleh Perangkat Daerah terkait antara lain Dinas PU PR, Dinas PU Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perkebunan, Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD serta Perangkat daerah terkait lainnya.

Dalam monitoring Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran 2019 dilaksanakan di kecamatan Sekayu yang antara lain terdapat di Desa Mekar Jadi, Desa Galih Sari, Desa Karang Agung, Desa Sukajadi serta Desa lainnya. Adapun alokasi paket kegiatan fisik/ konstruksi TA. 2019 yang dapat dimonitori selama 3 hari di kecamatan Lalan sebanyak 45 kegiatan konstruksi.

Terdapat beberapa kegiatan Pembangunan di Kecamatan Lalan, seperti : Kegiatan Pembangunan Jalan Penghubung Desa, Kegiatan Pembangunan Gedung Sekolah SD, Kegiatan Pembangunan Masjid di Lalan, Peningkatan jalan menuju desa, Pembangunan tempat penampungan air hujan, Pembangunan pintu air tersier, Pembangunan jembatan saluran sungai dan lain-lain sebagainya.

Hasil yang di dapat oleh Tim monitoring Pelaksanaan kegiatan Pembangunan Tahun 2019 di kecamatan Lalan telah menunjukan adanya peningkatan pembagunan yang dibangun sudah diatas rata-rata 60 %. Pembangunan yang sedang dalam tahap pengerjaan diharapkan terus dilanjutkan dengan target 100 % pembangunan terlaksana.  Red – Kom.