BERITA

Home Berita Detail Berita

Cetak

MUSRENBANG RKPD 2019 Kecamatan Lawang Wetan


Lawang Wetan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan Musrenbang Kecamatan di Aula Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Muba dengan tema Peningkatan Produktifitas Sektor Unggulan Berbasis Inovasi dan Teknologi dengan Memperhatikan Aspek Kelestarian Lingkungan, Kamis  20 Februari 2018.

Musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan Lawang Wetan dihadiri oleh Kepala Bidang Penelitian & Pengembangan Bappeda, Camat Lawang Wetan, OPD dinas PMD, Kesehatan seta UPTD DIKBUD  Lurah, Kades se-sanga desa serta tokoh masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin.

Kepala Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Irma Santi Dewi,ST yang didampingi oleh Kasubbid Pengkajian Pemerintah ekonomi dan sosial budaya menyampaikan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan ini merupakan kegiatan yang harus dijalankan dalam alur pembangunan daerah, karena hal ini merupakan syarat agar terlaksananya pembangunan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Terkait juga dengan dilaksanakannya program perencanaan pembangunan berbasis elektronik yaitu e-planning, juga menuntut kita agar dapat mengikuti tahap demi tahap pembangunan tersebut. Agar dikemudian hari, pembangunan yg dilaksanakan benar-benar tepat pada sasarannya yang berasal dari data bottom up dan top down.

Camat Lawang Wetan Bahrum Rangkuti menyatakan bahwa usulan yang diusulkan oleh desa harus benar-benar prioritas pembangunan di desa. Karena tidak semua usulan selalu di akomodir dikarenakan bukan hanya sanga desa saja yang mempunyai usulan, akan tetapi ada 15 kecamatan lainnya juga yg akan mengusul sehingga tidak semua usulan kec sanga desa akan terakomodir. Akan tetapi kita tetap berusaha agar usulan-usulan yang benar- benar prioritas dapat diakomodir, jelasnya.

Beberapa kepala desa di kecamatan Lawang wetan memulai pertanyaan tentang rencana pembangunan tahun 2019, mereka menyampaikan beberapa program-program yang tidak terealisasi di tahun-tahun sebelumnya agar dapat direalisasikan ditahun mendatang. Mereka pun berharap bahwa usulan yang mereka usulkan dapat dikawal dengan baik oleh UPTD maupun kecamatan sanga desa sehingga terealisasi pada anggaran pembangunan 2019. (Red-AL)